.showpageOf { border:1px solid #7b7c7d; color:#222; margin:4px; padding:4px 8px } .showpageNum a,.showpage a { border:1px solid #7b7c7d; color:#222; text-decoration:none; margin:4px; padding:4px 8px } .showpageNum a:hover,.showpage a:hover,.showpagePoint { border:1px solid #626262; background:#b5b3b3; color:#fff; margin:4px; padding:4px 8px }

Thursday, August 4, 2011

Bapak ,Bukan Salahku Lahir Tak Sempurna

 Setelah anak anak berangkat ke sekolah , menikmati sarapan sambil menonton acara televisi sudah menjadi kebiasaan saya setiap pagi, hari ini hampir semua stasiun televisi menampilkan berita yang hampir sama , wawancara nazarudin melalui jaringan internet Skype dengan Iwan Piliang muncul dimana mana, nyanyianya masih tetap sama menuding Anas urbaningrum sebagai dalang utama dalam kasus wisma atlet, namun saya ngak begitu perduli dg apa yang dia ungkapkan, saya lebih suka melihat topinya yang unik itu..hehe , mungkin karena saya tidak begitu mengerti urusan politik dan sudah muak dengan ulah para politikus di negeri ini.


Namun ada berita yang membuat saya terpana, ketika seorang anak tuna grahita muncul di layar kaca, dengan suara terbata dia mengatakan “ saya Christian Husen Sitompul “,ketika dia ditanya tentang bagaimana perasaanya sama bapaknya dia bilang “ bapak saya Bang toyib “ karena sudah hampir 3th tidak pernah menemuinya… duhhh rasanya tak percaya , seorang anggota dewan yang terhormat bisa begitu semena mena menelantarkan istri dan anaknya , ternyata sosok panutan sudah menjadi barang yang langka.

Hari ini bertepatan dengan perayaan Hari Anak Nasional, wajah polos seorang anak yang menuntut perhatian dari orang tuanya membuat hati saya miris, bukan keinginanya di lahirkan ke dunia, bukan keinginanya lahir dengan kondisi fisik yang tidak sempurna, kadang mereka lebih kuat dari pada anak yg terlahir normal, sudah terbukti dengan prestasi yang mampu mereka raih selama ini, mereka bukan hanya butuh tempat bernaung dan materi, yang lebih mereka butuhkan adalah perhatian , perasaan diterima dan di sayang, mereka layak dicintai !

Bapak…..
Lihatlah aku anakmu… buah dari perbuatanmu
Tidak memaksa untuk lahir kedunia…
Bukan salahku tumbuh menjadi anak yang tak sempurna
Bukan embel embel namamu yang kupinta
Yang kubutuh hanya cinta
Bapak….
Sering kulihat wajahmu di layar kaca
Berbicara lantang tanpa beban….
Sering ku lihat kau tertawa
Layaknya raja minyak yang ternama
Ahhh Bapak…. Lihatlah disini…. Aku anakmu….
Aku rindu pelukan sayangmu…
Bapakkkk….. kenapa  diam seribu bahasa ??


No comments:

Post a Comment