Sakiiitttt….. pada siapa harus ku ceritakan duka ini ?, pada siapa harus kunyatakan kecewa ini ?, tidak pada siapa siapa !….. tak seorangpun akan paham,hanya aku dan Tuhan saja yang tau betapa rasa ini sangat menyiksa, tak ada bahu tempatku bersandar, tak ada hati yang sudi tuk berbagi…. Kini aku merasa sendirian di tengah keramaian, diantara tawa kerabat dan teman……
Duhhhh,betapa sulitnya memendam bara yang hampir menghanguskan dada, membalut luka yang kian menganga…. Aakhhh jiwaku meronta.. putus asa, tak ada lagi mimpi yang tersisa, semua yang telah kulakukan hanyalah kesia -siaan belaka, benih kasih yang kutanam tak akan pernah berbuah… jangankan berbuah bahkan bertunaspun tidak ! Harapan yang telah kubangun, impian tentang kebahagiaan yang sempat ku khayalkan kini berangsur hilang… lenyap …. Tak berbekas, hanya meninggalkan rasa sakit yang kian mencekik
Wanita itu meratap dalam keheningan ,bangkit dari sujudnya dan berjalan keluar kamar, terus menuju halaman rumah, udara dingin menusuk tak dihiraukanya, tanpa alas kaki dia terus melangkah menyusuri gelapnya malam, daster tipisnya tak bisa menyembunyikan perut yang mulai membuncit.langkahnya makin cepat, dalam hatinya berbisik…. “aku ngak boleh terlambat ,sebentar lagi kereta terakhir akan lewat”.Bunyi suara kereta api terdengar dari kejauhan, wanita itu berdiri tepat dipinggir rel… dan suara itu semakin mendekat…. tak ada lagi yang dipikirkan wanita itu, kekecewaan telah sampai di titik batas, tak ada lagi jalan, tanpa menoleh kebelakang kakinya melangkah ….. wussshhhhhhhhh……. besi tua berjalan itu menghantam tubuhnya…. tak ada doa dipanjatkan, tak ada penyesalan, bunyi kereta semakin menjauh… bagaikan irama kematian, musik penghantar maut…… seketika semuanya kembali hening.
Pagi hari di dekat rel kereta api , banyak orang berkerumunan , sesosok mayat telah ditemukan, tubuhnya hancur tak bisa dikenali , tubuh seorang wanita yang tengah hamil tua…., entah beban apa yang telah membuatnya tega , tak ada yang tau… tak seorangpun tau….. )))))

No comments:
Post a Comment